Hadits Palsu tentang Pahala Puasa Bulan Muharram - by Hamba Allah

puasa bulan muharam
BULAN Muharram termasuk bulan istimewa. Di bulan ini ada puasa sunah, yaitu puasa Asyuro tanggal 10 Muharram. Namun, kaum Muslim harus hati-hati karena setidaknya ada empat hadits palsu dan lemah tentang pahala puasa bulan Muharram.

HADITS PERTAMA
�Barangsiapa berpuasa pada hari Arofah maka puasa itu akan menghapuskan (dosa-dosa) selama dua tahun. Dan barangsiapa yang berpuasa satu hari di bulan Muharram maka baginya dari setiap hari (bagaikan berpuasa) 30 hari�. (HR. Ath-Thobaroni dalam Al-Mu�jam Ash-Shoghir).

Ini hadits Palsu (Maudhu�). Menurut Syaikh Al-Albani, ini hadits palsu karena di dalam sanadnya ada dua orang perowi yang dikenal sebagai pendusta atau pemalsu hadits), yaitu Sallam Ath-Thowil dan Al-Haitsam bin Habib.

HADITS KEDUA
�Tidak ada satu hari pun yang memiliki keutamaan melebihi hari-hari yang lainnya dalam hal berpuasa kecuali bulan Ramadhan dan hari �Asyuro��. (HR. Ath-Thobaroni).

Hadits ini derajatnya Sangat Lemah (dhoif jiddan) karena di dalam sanadnya terdapat seorang perowi bernama Abdul Jabbar bin Al-Ward. Menurut Imam Bukhori: �Dia menyelisihi pada sebagian hadits-haditsnya�.

HADITS KETIGA
�Barangsiapa yang melapangkan (nafkah) kepada keluarganya pada hari �Asyura, niscaya ia akan senantiasa dalam kelapangan (rizkinya) selama setahun itu�. (HR. Thobrani).

Derajat hadits ini Lemah (dhoif). Imam Ahmad bin Hanbal berkata: �Hadits ini tidak shahih". Di dalam sanadnya ada seorang perowi yang majhul (tidak dikenal jati dirinya), yaitu Al-Haishom bin Asy-Syuddakh.

HADITS KEEMPAT
�Barangsiapa yang berpuasa sehari pada akhir dari bulan Dzuhijjah dan puasa sehari pada awal dari bulan Muharrom, maka ia sungguh-sungguh telah menutup tahun yang lalu dengan puasa dan membuka tahun yang akan datang dengan puasa. Dan Allah ta�ala menjadikan kafarat/tertutup dosanya selama 50 tahun.� (HR. Ibnul Jauzi dalam Al-Maudhu�at).

Derajat hadits ini Palsu (maudhu�). Di dalam sanadnya terdapat dua perowi pendusta dan pemalsu hadits, yaitu Al-Harwi Al-juwaibari dan Wahb. Ibnul Jauzi berkata: Al-Harwi  dan Wahb adalah seorang pendusta. Wallahu a'lam.*

Sumber: 

  1. Silsilah Al-Ahadits Adh-Dho�ifah I/596 no.412, dan Dho�if At-Targhib wat Tarhib I/154 no. 615).
  2. Al-Manar Al-Munif Fi Ash-Shohih wa Adh-Dho�if, I/111 no.223, dan Asy-Syaukani dalam Al-Fawaid Al Majmu�ah, I/98 no.37).
Hadits Palsu tentang Pahala Puasa Bulan Muharram - by Hamba Allah Hadits Palsu tentang Pahala Puasa Bulan Muharram - by Hamba Allah Reviewed by Unknown on 12:51 AM Rating: 5

No comments